Selain “Sorry”, Inilah 15 Ungkapan Maaf dalam Bahasa Inggris

Halo Kawan YEC! Dalam kehidupan sehari-hari, kita tentu pernah melakukan kesalahan ya. Entah itu kesalahan kecil seperti salah menaruh barang, menumpahkan teh, sampai membuat kesalahan di sekolah atau di tempat kerja. 

Dalam keadaan tersebut, tentunya kita perlu meminta maaf untuk memperbaiki keadaan. Tahukah Kawan YEC, dalam bahasa Inggris, permintaan maaf atau “apologizing” tidak hanya disampaikan dengan kata “sorry” loh! Ada banyak ungkapan atau ekspresi untuk menyampaikan permintaan maaf sesuai dengan situasinya. Apa sajakah ungkapan maaf itu? Daripada berlama-lama, yuk mari kita pelajari di penjabaran berikut ini!

My bad.”

Ungkapan ini bisa kalian gunakan bila kalian melakukan kesalahan yang kecil. Dalam contoh di atas, si penutur memberikan barang dengan warna yang salah. Untuk situasi yang informal, Kawan YEC bisa menggunakan ekspresi ini ya.

Contoh kalimat: “Oh, I gave you the wrong color. My bad.”

Oops.

Ekspresi ini bisa digunakan jika Kawan YEC melakukan kesalahan yang relatif kecil dan tidak terlalu berat. Dalam ilustrasi di atas, si penutur tidak sengaja menumpahkan kopi. Ekspresi ini bisa digunakan dalam situasi yang informal.  

Contoh kalimat: “Oops, I spilled the coffee.”

It was my fault that

Ungkapan ini bisa Kawan YEC gunakan bila kalian melakukan kesalahan dan merasa bertanggungjawab karenanya. Dalam ilustrasi di atas, si penutur merasa bertanggungjawab karena merasa menjadi penyebab terlambat datang ke konser. Ekspresi ini bisa kalian gunakan dalam situasi yang informal ya.

Contoh kalimat: “It was my fault that we came late to the concert.”

How careless of me…”    

Ekspresi yang satu ini bisa Kawan YEC gunakan untuk mengomentari kesalahan diri sendiri. Ilustrasi di atas menggambarkan si penutur yang memasang sepatu yang berbeda di kakinya. Kata-kata ini bisa Kawan YEC gunakan dalam situasi yang informal ya.

Contoh kalimat: “How careless of me, I put on different shoes!” 

Please don’t be mad at me.

Untuk meminta maaf dalam keadaan informal, frasa ini bisa kalian gunakan ya Kawan YEC. Dalam ilustrasi di atas, si penutur mengecat rambut temannya dengan warna yang salah, lalu ia meminta kawannya untuk tidak marah kepadanya. 

Contoh kalimat: “I knew I dyed your hair purple instead of blue… Please don’t be mad at me.

“I messed up.”  

Dalam situasi yang informal, frasa ini bisa digunakan untuk meminta maaf saat Kawan YEC melakukan kesalahan. Dalam ilustrasi di atas, si penutur lupa mengirim surat.

Contoh kalimat: “I forgot to send the mail today. I messed up.”

I’m ashamed of my behavior.”

Jika Kawan YEC merasa malu karena melakukan kesalahan, bisa banget pake ungkapan ini ya. Dalam ilustrasi di atas, si penutur merasa malu karena dia tidak membantu rekannya di tempat kerja. Ungkapan ini bisa digunakan dalam keadaan yang informal maupun formal ya Kawan YEC.

Contoh kalimat: “I haven’t been helping him at workplace. I’m ashamed of my behavior.”

“Will you forgive me?” 

Kalimat ini bisa Kawan YEC gunakan ketika ingin meminta maaf dengan lawan bicara. Dalam ilustrasi di atas, si penutur mengakui bahwa ia membuat temannya menangis dan bertanya apakah si teman mau memaafkannya. Ungkapan ini tepat digunakan dalam situasi yang informal ya Kawan YEC. 

Contoh kalimat: “I know I made you cry yesterday. Will you forgive me?”

“I owe you an apology.

Frasa ini sering digunakan sebagai pembuka percakapan. Bila Kawan YEC ingin meminta maaf kepada orang lain, kalian bisa menggunakan ungkapan ini ya. Dalam ilustrasi di atas, si penutur membuka percakapan dengan meminta maaf kepada lawan bicara.          

Contoh kalimat: “I owe you an apology. I didn’t know that I hurt you with my words.”

“My apologies for… 

Ungkapan ini bisa digunakan bila Kawan YEC melakukan kesalahan dalam situasi formal. Dalam ilustrasi di atas, si penutur meminta maaf karena peluncuran buku menjadi tertunda. Ekspresi ini umum digunakan dalam konteks bisnis.

Contoh kalimat: “My apologies for the postponed book launching. We had to deal with several businesses yesterday.” 

“I apologize for…”

Ekspresi ini bisa Kawan YEC gunakan untuk meminta maaf dalam situasi profesional. Dalam ilustrasi di atas, si penutur meminta maaf atas kesalahan yang terjadi kemarin. Ungkapan ini umum digunakan dalam konteks formal.     

Contoh kalimat: “I apologize for the blunder we made yesterday.”

We sincerely apologize for

Dalam konteks bisnis, ungkapan ini dapat digunakan untuk meminta maaf. Dalam ilustrasi di atas, si penutur meminta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Ekspresi ini tepat digunakan dalam situasi yang formal ya Kawan YEC.

Contoh kalimat: “We sincerely apologize for the inconvenience.”

I take full responsibility for…     

Ungkapan ini dapat digunakan bila Kawan YEC ingin mengakui kesalahan yang diperbuat dan akan bertanggungjawab. Dalam ilustrasi di atas, si penutur mengakui kesalahan karena tidak membawa hasil yang diharapkan dan akan bertanggungjawab. Ekspresi ini dapat digunakan dalam situasi bisnis yang formal.

Contoh kalimat: “I take full responsibility for failing to bring you the expected outcome.”

“I truly regret...”

Ekspresi ini dapat digunakan bila Kawan YEC merasa menyesal dan ingin meminta maaf kepada lawan bicara. Dalam ilustrasi di atas, si penutur merasa menyesal dengan tindakannya kepada lawan bicara. Frasa ini dapat kalian gunakan dalam situasi formal ya.

Contoh kalimat: “I truly regret my offensive behavior.”

Please accept our apologies for…”

Ungkapan yang satu ini dapat Kawan YEC gunakan untuk meminta maaf kepada orang lain dalam konteks bisnis. Dalam ilustrasi di atas, si penutur meminta maaf karena tertundanya pengiriman kepada lawan bicara. Kalian bisa menggunakan ungkapan ini dalam situasi formal ya.

Contoh kalimat: “Please accept our apologies for the postponed shipping.

Demikian Kawan YEC, 15 contoh ungkapan selain sorry untuk meminta maaf. Pastikan untuk mempelajari dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari ya. Jangan lupa untuk menyesuaikan ekspresi permintaan maaf dengan situasi dan kondisi!

Nah, Kawan YEC, ternyata banyak sekali ya kosakata dalam bahasa Inggris untuk meminta maaf. Bukan hanya minta maaf, namun dalam komunikasi sehari-hari ada banyak kosakata untuk salam dan perkenalan, menyatakan persetujuan dan ketidaksetujuan, meminta dan menawarkan bantuan, dan lain-lain. Apakah Kawan YEC tertarik untuk mengetahui lebih dalam tentang skill speaking dengan pembahasan tersebut?

Bila iya, maka YEC punya jawabannya nih. Apa itu? 

Yak, benar! Kelas Speaking Dasar 10 Hari yang diselenggarakan oleh YEC!

Di kelas online ini, Kawan YEC akan mempraktekkan langsung skill speaking dengan bantuan Artificial Intelligence (AI) untuk memeriksa pronunciation kalian. Dengan 10x pertemuan dengan 2 sesi live teaching, 9 video pembelajaran dan puluhan latihan soal, Kawan YEC bisa meningkatkan kemampuan speaking kalian. Tak perlu khawatir tentang proses belajarnya ya, karena Kawan YEC yang menentukan sendiri jam belajarnya. Dengan dipandu oleh tutor profesional, Kawan YEC siap cas cis cus berbahasa Inggris! 

Bila Kawan YEC berhasil mengikuti kelasnya sampai akhir, akan ada sertifikat yang bisa dicantumkan di CV loh!

Ayo, tunggu apa lagi? Segera daftarkan dirimu dan manfaatkan diskon serta kupon untuk mendapatkan potongan harga yang menguntungkan!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll to Top